Melansir dari laman Alodokter, siklus menstruasi normal adalah 21-35 hari dengan durasi 2-10 hari—dengan catatan 3 hari terakhir umumnya hanya berupa flek atau darah tidak keluar terlalu banyak. Namun, sayangnya, ada beberapa wanita yang mengalami menstruasi tidak teratur—bisa tidak menstruasi selama satu bulan penuh bahkan sampai tiga bulan. Khawatir? Tentunya, maka dari itu tidak heran jika banyak yang mencari cara melancarkan haid di internet.
Lantas, kenapa sih menstruasi bisa tidak teratur? Cari tahu jawabannya di kelanjutan artikel ini, yuk, Girls!
PCOS
Pernah dengar istilah ini, Girls? Nah, PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) atau dikenal dengan sindrom polikistik merupakan salah satu gangguan hormon—yang umumnya terjadi pada wanita di usia subur. Gejala PCOS sendiri seperti menstruasi yang tidak teratur—telat menstruasi dua sampai tiga bulan.
Selain itu, mengalami tanda-tanda hiperandrogenisme, yaitu hormon laki-laki dengan gejalanya seperti muncul bulu-bulu halus atau jerawat yang banyak sampai ke bagian dada. Serta, ditemukan telur yang berukuran kecil di indung telur setelah dilakukan pemeriksaan USG (Ultrasonografi).
Stres
Banyaknya pekerjaan dan dikejar deadline terkadang dapat menyebabkan stres. Sebagian bisa saja menganggap kondisi ini normal, akan tetapi stres malah bisa memicu menstruasi jadi tidak teratur. Penelitian yang termuat di International Journal of Medical Health Research seperti yang dikutip dari KlikDokter, stres berat bisa ganggu siklus menstruasi.
Di mana, ketika kamu stres, maka tubuh akan melepaskan hormon kortisol. Ketika hormon ini mengalami lonjakan, maka bisa menekan fungsi indung telur dan membuat menstruasi menjadi tidak teratur. Selain itu, peningkatan hormon kortisol juga dapat mengakibatkan efek seperti hipotalamus, kelenjar tiroid, dan lainnya.
Pola Hidup
Menstruasi yang tidak teratur juga bisa disebabkan karena aktivitas olahraga yang dilakukan, misalnya terlalu berlebihan. Bukan cuma itu saja, berat badan naik dan penurunan berat badan drastis juga dapat menyebabkan menstruasi jadi tidak teratur. Kondisi ini bisa memicu hipogonadisme.
Mengutip dari laman Alodokter, hipogonadisme diartikan kondisi medis yang menyebabkan kelenjar seksual tidak menghasilkan hormon dalam jumlah cukup sehingga mengakibatkan muncul berbagai masalah kesehatan seperti gangguan menstruasi pada wanita dan impotensi pada pria.
Selain beberapa penyebab di atas, menstruasi yang tidak teratur juga bisa disebabkan beberapa hal seperti perubahan hormon, kehamilan, menopause, efek samping alat kontrasepsi, masalah pada tiroid, dan sebagainya.
Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, ya, Girls!